Keluarga Besar Elingo Jogja Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah "Taqabbalallahu minna wa minkum" Mohon Maaf Lahir dan Batin. • Keluarga Besar Elingo Jogja Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah "Taqabbalallahu minna wa minkum" Mohon Maaf Lahir dan Batin. • Keluarga Besar Elingo Jogja Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah "Taqabbalallahu minna wa minkum" Mohon Maaf Lahir dan Batin. •

Keseruan Workshop Mendongeng Bersama Bapak Bagong

Sore itu, langit di atas Umbulmartani, Ngemplak, tampak bersahabat. Semburat jingga mulai muncul di ufuk barat saat langkah kaki para peserta mulai memenuhi pelataran Elingo Jogja. Pada Jumat, 27 Februari 2026, sebuah peristiwa kecil namun bermakna besar terjadi: kita semua berkumpul untuk belajar merajut imajinasi dalam Workshop Mendongeng bersama Bapak Bagong.

Mendongeng seringkali dianggap sebagai aktivitas sederhana, namun di tangan seorang maestro seperti Bapak Bagong, mendongeng berubah menjadi sebuah pertunjukan seni yang penuh makna dan teknik yang mendalam.

Elingo Jogja: Ruang Nyaman untuk Bertukar Cerita

Memilih lokasi di Jl. Cilikan, Kregan, Sleman, bukanlah tanpa alasan. Suasana Elingo Jogja yang kental dengan nuansa pedesaan dan ketenangan memberikan ruang bagi kreativitas untuk bernapas. Jauh dari hiruk-pikuk kota, para peserta yang hadir—mulai dari guru, orang tua, hingga relawan literasi—tampak siap menyerap ilmu dari pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.

Membedah “Dapur” Seorang Pendongeng

Begitu acara dimulai, Bapak Bagong langsung memecah suasana dengan kemampuannya berganti-ganti karakter suara dalam hitungan detik. Ruangan pun seketika penuh dengan tawa dan decak kagum. Namun, inti dari workshop ini bukan sekadar hiburan.

Bapak Bagong memandu peserta melalui beberapa pilar penting dalam mendongeng:

  1. Menemukan “Suara Dalam”: Bapak Bagong menekankan bahwa setiap orang memiliki karakter suara unik. Peserta diajak bereksperimen dengan resonansi suara perut, tenggorokan, hingga hidung untuk menciptakan tokoh-tokoh ikonik.

  2. Visualisasi Tanpa Gambar: Bagaimana cara mendeskripsikan sebuah pohon tua atau naga yang gagah hanya dengan kata-kata? Di sini, peserta belajar teknik deskripsi yang mampu merangsang theater of mind para pendengarnya.

  3. Memasukkan Pesan Moral Tanpa Menggurui: Ini adalah bagian tersulit. Bapak Bagong berbagi tips tentang cara menyelipkan nilai kebaikan secara halus sehingga anak-anak menerimanya sebagai bagian dari cerita, bukan sebagai perintah.

Praktik, Tawa, dan Refleksi

Setelah sesi materi, suasana semakin seru saat sesi praktik. Tak ada rasa canggung; semua peserta mencoba menirukan suara angin, derit pintu, hingga suara nenek sihir. Bapak Bagong dengan sabar memberikan masukan personal kepada setiap peserta, memastikan bahwa teknik yang dipelajari bisa langsung diterapkan di rumah atau di sekolah masing-masing.

Dua jam berlalu tanpa terasa. Ketika jarum jam menunjukkan pukul 18.00 WIB, acara ditutup dengan sesi foto bersama dan obrolan hangat sambil menikmati camilan khas Sleman.

Menjaga Tradisi Tutur di Era Digital

Di zaman yang serba layar ini, workshop seperti ini menjadi pengingat bahwa koneksi mata-ke-mata dan suara-ke-hati melalui dongeng adalah sesuatu yang tidak bisa digantikan oleh gadget manapun. Bapak Bagong telah memberikan kita “tongkat estafet” untuk terus menghidupkan tradisi tutur ini kepada generasi mendatang.

Terima kasih kepada Bapak Bagong atas ilmunya yang luar biasa, dan kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu sorenya untuk belajar bersama. Semoga cerita-cerita baru akan lahir dari tangan dan suara kita semua.

Related Posts

Comments

  • Patrick D. Smith

    April 20, 2022 - 8:36 am

    Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusan doloremque laudantium totam rem aperiam eaque quae abillo inventore

  • Patrick D. Smith

    April 20, 2022 - 8:36 am

    Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusan doloremque laudantium totam rem aperiam eaque quae abillo inventore

  • Patrick D. Smith

    April 20, 2022 - 8:36 am

    Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusan doloremque laudantium totam rem aperiam eaque quae abillo inventore

Leave A Comment

author

Patrick D. Smith

Sit amet consectetur adipiscing elit sed do eiusmod tempor didunt ut labore et dolore magna

“Menjadi garda terdepan pelestarian budaya Jawa berbasis nilai Islami untuk membentuk generasi berkarakter kuat, berakhlak mulia, dan bangga akan identitas lokal-global.”

Glog terbaru

Hubungi Kami

Follow Us

Cart

No products in the cart.

scroll-top